Postingan

; Pertarungan

sebelum serius, jangan lupa istighfar -jwa Pada siang hari, Jifar pergi dari apartmentnya menuju tempat yang sudah dijanjikan oleh oknum lawan. Tempat yang dimaksud adalah bangunan yang terlihat sudah tua dan tidak berpenghuni, jauh dari keramaian dan lokasinya tidak bisa terlacak oleh peta. Tempat tersebut penuh dengan ban mobil bak tempat bengkel bekas. Sekitar 18 menit si oknum menunggu Jifar, akhirnya Jifar datang dengan motor dan menggunakan pakaian kaos hitam yang terlihat simple.  "Woi, haha akhirnya lu berani dateng juga ke sini. Welcome to the party, bro," oknum lawan menghampiri Jifar lalu menepuk pundaknya.  Tanpa aba-aba, Jifar bergegas menonjok pipi lawan dengan sangat keras. "MAU LU APA ANJING!"  Oknum yang sedikit merasakan sakit karena bogeman Jifar langsung menangkap kerah baju Jifar dengan tangan kanan sampai Jifar memegang tangan lawan menggunakan dua tangan. Jifar didorong sampai badannya membentur di tembok. Kemudian dia menunjuk Jifar menggunak...

; rumah mertua

Gambar
tok tok tok "Siapa itu?" tanya mama Dyza ketika mendengar suara ketukan pintu.  "Aku buka ya, ma," saut Dyza. Saat Dyza membuka pintu, terlihat seorang pria yang sudah berdiri tegak di depan pintu dengan pakaian serba hitam.  "Hai cantik," sapa Jifar kepada Dyza. "Hai, kamu tambah ganteng aja," Dyza tersipu malu ketika ia melihat sosok pria yang ia sayangi. "Siapa tuh?" tanya mama sambil berjalan menuju pintu. Mama terlihat sedikit terkejut dengan kedatangan pria yang ia suka. Lalu mama berujar "Wah Jifar ternyata, sini nak masuk." Mama mempersilahkan Jifar untuk masuk.  Dyza, Jifar, dan mama berjalan menuju dapur. Sebelumnya, mama dan Dyza sudah baking kue dalam oven dan hanya tinggal menunggu kue tersebut matang lalu menghiasnya. Jifar mengambil handphone dari tasnya dan ia melihat notifikasi pesan dari Dyza. "Yah Dyza, sorry saya baru liat pesan kamu," ucap Jifar meminta maaf. "Gak apa-apa kok, Ji. Aku udah ...